Sunday, 18 March 2018

Posted by MATRA MAHASISWA in | March 18, 2018 No comments

Hujan kali ini berbeda bagiku...
Karena dihadapanku seorang pengemis cilik memeluk adik perempuannya, menggigilkan tangan cekingnya kepadaku.

Hujan kali ini berbeda bagiku...
karena seorang ibu kurus menabrakkan tatapku, pada bayi tirus yg kuyup di susuannya.

Hujan kali ini berbeda bagiku...
Karena seorang pria tua berbaju kumal, merobek hatiku di atas raga renta yang dipaksakannya bergerak mengumpulkan botol2  bekas minuman...

Hujan kali ini membenturkan kami......
Seorang pria klimis yg kekenyangan keluar masuk rumah makan & beberapa pengemis lemah yg tidak tahu apakah hari ini akan melanjutkan laparnya atau tidak....
(Blok M Square, 28 Agustus 2016)

Gubahan: Moh. Iqbal Hasan
Posted by MATRA MAHASISWA in | March 18, 2018 No comments
Dokumentasi: Akbar Muzaki

Persma Bintang (18/03/18)-Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Gorontalo dan Bele Lo Arsitek, saling memanfaatkan dalam hal pelaksanaan pembangunan. Hal ini mulai dilaksanakan sejak kunjungan dilakukan oleh pihak Dinas PRKP, dengan Mohammad Imran selaku Pembina Bele Lo Arsitek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Gorontalo, dimana Bele Lo Arsitek bertempat.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), adalah dinas yang memiliki tugas yang berfokus pada bidang perumahan dan permukiman. Dinas ini dahulunya merupakan bagian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, namun akhirnya dibentuk menjadi sebuah dinas baru, mengacu pada  UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (pembagian urusan Pemerintahan Bidang Perumahan dan Permukiman).

Sementara Bele Lo Arsitek adalah suatu program kerja sama antara Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Sekolah Tinggi Teknik (STITEK) Bina Taruna Gorontalo. Salah satu tujuan dari Bele Lo Arsitek ini, adalah sebagai progam yang dikhususkan untuk jasa konsultasi pembangunan rumah sederhana secara gratis, targetnya adalah masyarakat yang berada pada taraf ekonomi menengah kebawah.

Kerja sama yang terjalin secara tidak langsung ini bermula dari inisiatif pihak Dinas PRKP untuk terus memaksimalkan kinerja, dengan memanfaatkan Bele Lo Arsitek sebagai partner, “Kita (PRKP dan Bele Lo Arsitek) saling memanfaatkan, khususnya pada jasa konsultasi pembangunan dalam hal ini pembangunan rumah kayak huni atau lebih kita kenal dengan istilah Mahyani  ” ujar Rusli Nusi, Kadis PRKP Provinsi Gorontalo.

Dinas PRKP dan Bele Lo Arsitek ini memiliki salah satu tugas yang sama, yaitu memberikan pelayanan berupa jasa konsultasi di bidang perumahan, kepada masyarakat. Sehingga menurut Pihak Dinas PRKP sinergitas tujuan antara PRKP dan Bele Lo Arsitek merupakan suatu hal yang sangat baik, “berfikir dua kepala itu lebih baik dari pada berfikir sendirian. Kami mungkin bisa untuk melakukannya, namun jika ada “second opinion” itu lebih baik” tegas Rusli.

Harapan dari pihak Dinas PRKP untuk kedepannya, Dinas PRKP bisa terus berkonsultasi dengan Bele Lo Arsitek dan Dinas PUPR, dalam hal jasa konsultasi rumah sederhana. Sehingga target pembangunan dari PRKP pada 2022 bisa tercapai dengan maksimal. “Dari sisi Program kita berusaha agar sampai pada tahun 2022, kami berharap program ini bisa menjangkau sebanyak mungkin masyarakat miskin yang tidak mampu memiliki rumah. Kami akan terus berkonsultasi dengan Bele Lo Arsitek STITEK Bina Taruna Gorontalo, dalam hal memanfaatkan konsultasi rumah sederhana yang dibina oleh Bele Lo Arsitek dari STITEK Bina Taruna dan Dinas  PUPR (jasa konsultasi rumah sederhana)” ungkap Rusli Nusi, selaku Kepala Dinas PRKP Provinsi Gorontalo. (MD/PMBTG)

Thursday, 8 March 2018

Posted by MATRA MAHASISWA in , | March 08, 2018 No comments
Pelayanan publik yang lebih baik dengan inovasi demi mewujudkan E-Government untuk menuju Open Government

BINTANG-(07/03/18) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bina Taruna Gorontalo menyelenggarakan Seminar Nasional (SEMNAS),  dengan tema "Inovasi Pelayanan Publik Dalam Mewujudkan E-Government". Semnas ini menghadirkan empat orang pemateri diantaranya Wakil Gubernur Gorontalo, Dr. Drs. H. Idris Rahim, MM. Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. H. Juanda Nawawi, M.Si. Dan dua orang Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Suripto, MPA. PhD. dan Dr. Ambar Teguh Sulistiyani, M.Si.
Sumber gambar: dokumentasi Persma Bintang
Kegiatan ini berlangsung di gedung Sumberia Ballroom, dihadiri oleh enam ratus lebih peserta, yang terdiri dari kepala-kepala Perguruan Tinggi Provinsi Gorontalo, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mahasiswa/i STIA dan STITEK Bina Taruna Gorontalo dan Alumni dari STIA Bina Taruna Gorontalo. Kegiatan  ini dibuka dengan resmi oleh Wakil Gubernur Gorontalo, yang sekaligus menjadi salah datu penyaji pada seminar nasional tersebut.

Seminar nasional ini menjadi sudah menjadi salah satu sumbangsih bagi setiap Perguruan Tinggi, khususnya STIA Bina Taruna Gorontalo untuk tetap selaras dengan salah satu perannya dalam mewujudkan pembangunan nasional umumnya, dan pembangunan daerah khususnya pada sektor pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Saat membuka kegiatan ini, Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo berharap agar, dari seminar nasional pelayanan publik ini dapat melahirkan suatu kesimpulan yang bisa diajukan kepada pemerintah dearah, sehingga dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi.

"Saya sangat mengharapkan hasil dari seminar nasional ini dapat menjadi suatu kesimpulan yang bisa diajukan kepada pemerintah, agar pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan bisa lebih baik lagi", ujar Idris Rahim.
Sumber gambar: dokumentasi Persma Bintang
Seminar nasional ini juga dibarengi dengan pameran data dan informasi pelayanan publik Provinsi dan Kabupaten/Kota Gorontalo, yang terselenggara atas kerja sama antara panitia pelaksana dan pers mahasiswa bina taruna gorontalo. Dimana dalam pameran data dan informasi itu memajang beberapa hasil survey dan riset pustaka tentang perkembangan pelayanan publim di Provinsi Gorontalo, diantaranya Survey Kepatuhan yang bersumber dari Ombudsmab Republik Indonesia dan Road Map E-Government yang bersumber dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (KEMKOMINFO) Republik Indonesia.(PMBTG/MD)

Untuk yang mau Like atau Comment, Silahkan sertakan di bawah sini !!!

Search