Saturday, 29 April 2017

Posted by Unknown in | April 29, 2017 No comments


Unit Kegiatan Mahasiswa Penerbitan dan Siaran Mahasiswa Bina Taruna Gorontalo atau di singkat UKM Pers Mahasiswa Bintang. Adalah suatu wadah yang menampung mahasiswa/i yang memiliki minat dan bakat dibidang jurnalistik, dan juga sebagai laboratorium keilmuan bagi mahasiswa dalam berorganisasi.

Awalnya sebelum menjadi suatu organisasi yang formal dan legal, langkahnya diawali dari sebuah komunitas yang bernama Public Smart Education, yang merupakan komunitas yang bergerak di bidang sosial, dengan berbagai kegiatan seperti pelayanan kesehatan terpadu, bazar sembako dan masih banyak lagi.

Komunitas ini dikonsepkan oleh Dachlan Baihaqi, Misbahudin Djaba, Ismail Todar dan Wahyudin S. Giasi. yang ke-empatnya merupakan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bina Taruna Gorontalo. Konsep yang dilahirkan keempat orang tersebut, berdasar dari keinginan untuk berbuat dari pada berkata, sehingganya motto mereka pada saat itu adalah "Berkarya Nyata Bukan Hanya Sekedar Kata".

Seiring berjalannya waktu, inovasi dan kreativitas mengiringi perkembangan komunitas ini, sehingga anggotanya makin bertambah. Yaitu, Abdul Rajab Lamana, Nur Hafit Aliwu, Muhaimin Frans Pola, Suaib Rustam Ayahu dan Windi S. Kakilo. Hal ini dikarenakan kesamaan tujuan, sehingga kelima mahasiswa ini bergabung, meskipun kelimanya berasal dari strata semester yang berbeda, namun kesamaan tekad untuk berbuat dan tujuan yang sinergis, sehingganya perbedaan itu tak menjadi masalah bagi mereka.

Kesembilan mahasiswa ini, karena memiliki tekad dan tujuan yang sama. Yang tidak lain, mereka selalu ingin berada bersama masyarakat-masyarakat kecil dan juga kebiasaan mereka yang sering melakukan kegiatan jurnalistik. Seperti ada yang biasa menulis, membuat video dokumenter dan fotografi. Yang pada dasarnya kegiatan jurnalistik ini mereka lakukan dengan tujuan agar mampu menjadi pesan bagi pemerintah, yang kurang mengetahui keadaan sebenarnya dari masyarakat kecil.

Dengan satu pemikiran yang sama, akhirnya mereka menemukan sebuah wadah yang tepat, yang sesuai dengan tekad, tujuan dan kebiasaan (hobi) mereka. Maka dengan kesepakatan bersama mereka mencoba merintis Unit Kegiatan Mahasiswa Pers Mahasiswa Public Smart Education. Yang saat itu terbentuk pada 14 Desember 2016.

Segala persyaratan organisasi kemahasiswaan pun, mulai mereka lengkapi satu-persatu. mulai dari penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) melalui Musyawarah I, mengikuti Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD), sampai menyusun program kerja setahun. Pada Akhirnya organisasi ini memiliki legalitas dan di akui secara de facto dan de jure.

         Namun saat proses perintisan organisasi tersebut mulai terjadi "seleksi alam", saat itu dua perintis yang sangat berjasa bagi berdirinya organisasi tersebut keluar, karena tidak sampai akhir melakukan dan memperjuangkan proses perintisan, dan juga di karenakan dengan kesibukan pribadi. kedua anggota tersebut adalah Nur Hafit Aliwu dan Abdul Rajab Lamana.

Kekurangan perintis memberikan keretakan di beberapa bagian sendi organisasi ini, namun secara perlahan dengan semangat yang terus terpacu untuk berkarya, keretakan yang menjadi kendala itu kini  berubah menjadi sebuah dongkrak semangat bagi para perintis yang tersisa.



Untuk yang mau Like atau Comment, Silahkan sertakan di bawah sini !!!

0 Komentar:

Search